Pamekasan — SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat. Kegiatan tersebut diikuti oleh keluarga besar SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar dan berlangsung dalam suasana religius serta penuh antusiasme dari para siswa. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh U. Azhari, S.Hum, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Ainurridho (siswa kelas X). Suasana semakin khidmat dengan lantunan sholawat Nabi secara bilqiyam yang dibawakan oleh Kreasi Siswa SMA Tahfidz (KSS).
Setelah itu, Kepala SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar, Khofif, M.Pd, menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlak dan perjuangan beliau.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh K. Fawaidurrahman, yang merupakan penceramah muda alumni SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar. Dalam ceramahnya beliau mengajak para siswa untuk mengenal lebih dalam perjuangan dan kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya.
K. Fawaidurrahman mengisahkan bagaimana beratnya perjuangan Baginda Nabi Muhammad SAW dalam menyampaikan risalah Islam. Rasulullah SAW menghadapi berbagai tantangan, penolakan, hinaan, bahkan gangguan dari kaum yang menentang dakwah beliau. Namun, semua itu dihadapi dengan kesabaran dan keteguhan hati demi menyampaikan ajaran Allah SWT kepada umat manusia.
Lebih lanjut, ia menekankan betapa besar kasih sayang Rasulullah SAW kepada umatnya. Baginda Nabi Muhammad SAW sangat menginginkan keselamatan umatnya dan tidak menghendaki umatnya terjerumus ke dalam siksa neraka. Bahkan, perjuangan dan dakwah beliau dilakukan agar manusia mengenal jalan kebenaran, beriman kepada Allah SWT, serta memperoleh keselamatan dunia dan akhirat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para siswa bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan dengan memperingati Maulid Nabi, tetapi juga harus dibuktikan dengan mengikuti ajaran dan sunnah beliau. “Kalau kita mengaku mencintai Nabi Muhammad SAW, maka sudah seharusnya kita berusaha mengikuti akhlak dan perjuangan beliau. Rasulullah telah berjuang dengan penuh kesabaran demi umatnya, maka jangan sampai kita menyia-nyiakan perjuangan beliau,” pesan K. Fawaidurrahman dalam ceramahnya.
Ia juga mengajak para siswa untuk meneladani semangat Rasulullah SAW dalam menuntut ilmu, beribadah, menjaga akhlak, menghormati guru dan orang tua, serta menjadi generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat. Peringatan Maulid Nabi tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme. Setelah acara utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian doorprize oleh K. Fawaidurrahman kepada para siswa yang mampu menjawab pertanyaan sesuai dengan isi ceramah.
Sesi tanya jawab dan pemberian doorprize tersebut disambut meriah oleh para siswa. Selain menambah semarak kegiatan, sesi tersebut juga menjadi sarana untuk mengukur sejauh mana siswa memahami pesan-pesan yang disampaikan dalam ceramah.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh U. Mahmud Ayatullah, S.Ag.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan berharap para siswa semakin mengenal perjuangan Rasulullah SAW, menumbuhkan kecintaan kepada Baginda Nabi, serta mampu menerapkan nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari. (* Hsr